September 18, 2026

Buku Makin Dekat, Tiga Perpustakaan Mini Hadir di Lingkungan Warga Bekasi

0
img_6aa8f654108e40.14342640

KOTA BEKASI – Warga di Mustikajaya, Jatisari, dan Cikiwul kini memiliki tambahan ruang untuk membaca dan belajar. Tiga perpustakaan mini di wilayah tersebut diresmikan Bunda Literasi Kota Bekasi Wiwiek Hargono Tri Adhianto pada Senin (14/9/2026).

Kegiatan peresmian berlangsung di Perpustakaan Mini RW 16 Mustikajaya. Dari lokasi itu, dua fasilitas lainnya juga diresmikan secara bersamaan, yakni Perpustakaan Mini RW 11 Jatisari serta Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Koleci di Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang.

Pembentukan perpustakaan mini menjadi salah satu langkah untuk membawa buku dan kegiatan literasi lebih dekat ke lingkungan tempat tinggal warga. Masyarakat diharapkan memperoleh ruang belajar yang mudah dijangkau tanpa harus selalu mendatangi perpustakaan besar di pusat kota.

Selain menyediakan bahan bacaan, perpustakaan mini dapat menjadi tempat bertemunya warga untuk berbagi pengetahuan, menjalankan kegiatan edukatif, dan mengembangkan kreativitas. Pengelolaannya juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing lingkungan.

Bunda Literasi Kota Bekasi Wiwiek Hargono mengatakan, manfaat fasilitas tersebut tidak boleh berhenti pada aktivitas membaca.

“Saya berharap hadirnya perpustakaan mini ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat Kota Bekasi. Bukan hanya untuk membaca, tetapi juga menjadi ruang untuk belajar, berkarya, berbagi, dan bertumbuh bersama,” katanya.

Semangat yang diusung dalam program ini ialah “Baca Bukunya, Temukan Ilmunya, Kembangkan Potensinya”. Pesan tersebut menekankan bahwa membaca merupakan langkah awal untuk menemukan pengetahuan sekaligus mengenali dan mengembangkan kemampuan diri.

Wiwiek juga mengapresiasi dukungan Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Disarpusda) Kota Bekasi terhadap penguatan budaya literasi di tingkat masyarakat. Menurutnya, kolaborasi diperlukan agar akses buku dan ruang belajar tidak hanya tersedia di pusat kota, tetapi juga hadir di sekitar tempat tinggal warga.

Setelah diresmikan, ketiga perpustakaan mini itu diharapkan tumbuh menjadi ruang yang hidup melalui kegiatan membaca bersama, diskusi, pendampingan belajar anak, dan aktivitas kreatif lainnya.

Dengan pengelolaan yang berkelanjutan serta partisipasi masyarakat, perpustakaan mini dapat menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari warga sekaligus memperkuat ekosistem literasi di Kota Bekasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *