October 11, 2026

Dari Sate Bulayak hingga Nasi Balap Puyung, Kuliner Lombok Hadir di Festival Mandalika

0
olahraga-9f3Q4 (1)

MANDALIKA – Sate bulayak Suranadi, sate merah Narmada, dan nasi balap Puyung menjadi sejumlah hidangan yang ditawarkan dalam Mandalika Street Food Festival (MSFF) Vol. 2. Berlangsung di Bazaar Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada 9–10 Oktober 2026, festival tersebut memperkenalkan pilihan kuliner lokal kepada pengunjung Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.

Sebanyak 20 tenant kuliner usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berpartisipasi dalam kegiatan ini. Selain makanan khas Lombok, pengunjung dapat menemukan serabi, sate taichan, nasi ayam sisit kecombrang, serta berbagai jajanan tradisional.

Pilihan makanan tersebut dilengkapi dengan kehadiran 10 tenant kopi, minuman, dan produk tropis. Esda Coffee, Oryz Coffee, Ruon Matcha, Kissa Coffee, dan Blau Fabrika termasuk di antara peserta festival.

MSFF Vol. 2 berlangsung pukul 14.00–22.00 WITA dengan target lebih dari 15.000 pengunjung domestik maupun mancanegara. Konsep pariwisata berbasis komunitas menjadi dasar penyelenggaraan kegiatan yang menggabungkan pengalaman kuliner dengan aktivitas masyarakat lokal.

Plt. Direktur Utama PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), Ahmad Fajar, menjelaskan bahwa pengembangan The Mandalika mencakup penyediaan pengalaman wisata yang lebih lengkap.

“Pengembangan The Mandalika tidak hanya berfokus pada penyelenggaraan ajang olahraga internasional, tetapi juga pada bagaimana menghadirkan pengalaman wisata yang lebih lengkap serta memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,” ujar Ahmad Fajar.

Ia mengatakan, penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 memberikan momentum bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk kepada wisatawan. Kehadiran pengunjung dari berbagai daerah di Indonesia dan mancanegara diharapkan memperluas peluang pemasaran produk lokal.

Di luar sajian makanan dan minuman, festival menghadirkan 10 tenant Lombok Eco Market yang menawarkan produk kreatif serta gaya hidup. Pesertanya antara lain Muna Gallery, Lombok Vanilla, I Love Mutiara, dan MiaMia Crochet.

Pengunjung juga memperoleh pilihan kegiatan melalui keterlibatan komunitas Samalas Custom Show, Poundpose Lombok, Arti Drawing, Board Game, Lombok Eco Market, serta Pesta Timur. Aktivitas yang dihadirkan mencakup pertemuan komunitas, nonton bareng balapan, pertunjukan mixologist, live painting, face painting, dan permainan interaktif.

Suasana festival dilengkapi Swara Bazaar, band akustik, penampilan DJ dengan daftar lagu reggae, serta sesi reggae jammin. Dukungan BRI turut menghadirkan booth interaktif dan program transaksi digital sesuai ketentuan yang berlaku.

Rangkaian kegiatan tersebut menempatkan MSFF Vol. 2 sebagai salah satu pilihan wisata selama ajang balap internasional di The Mandalika. Bagi UMKM, festival menyediakan kesempatan untuk mengenalkan cita rasa kuliner dan produk lokal secara langsung kepada wisatawan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *