October 15, 2026

Kabel Udara di Bekasi Diarahkan ke Bawah Tanah, Penataan Berlanjut di Medan Satria

0
img_6acf4a4b24ba21.62019554

KOTA BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi menyiapkan penataan jaringan kabel udara secara bertahap melalui rencana pemindahan ke bawah tanah menggunakan sistem ducting. Pembenahan tersebut kembali dilakukan di Jalan Pangeran Jayakarta, Kecamatan Medan Satria, Selasa (13/10/2026).

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto hadir dan melakukan pemotongan kabel dengan alat bantu crane. Ruas yang menjadi lokasi penanganan membentang dari Jembatan Kranji hingga lampu merah Kantor PDAM, dengan panjang sekitar tiga kilometer.

Penertiban itu merupakan kelanjutan upaya pemerintah kota membenahi jaringan kabel yang semrawut. Sebelum menyasar Jalan Pangeran Jayakarta, kegiatan pemotongan kabel udara telah dilaksanakan di kawasan Pasar Baru.

Tri menjelaskan, penataan diperlukan untuk mendukung kerapian kawasan perkotaan sekaligus memperbaiki pengelolaan jaringan utilitas. Pemerintah kota mengarahkan pembenahan agar penempatan kabel menjadi lebih terorganisasi dan sesuai dengan perencanaan infrastruktur.

“Penataan kabel udara ini kami lakukan secara bertahap. Kami ingin kabel-kabel yang selama ini terlihat semrawut dapat ditata dengan lebih baik dan diarahkan ke bawah tanah melalui sistem ducting. Dengan begitu, kawasan perkotaan bisa terlihat lebih rapi dan penataan infrastrukturnya menjadi lebih terencana,” ujar Tri.

Rencana pemindahan kabel ke bawah tanah membutuhkan koordinasi dengan penyedia jaringan serta pihak terkait. Pelaksanaannya harus memperhatikan ketentuan teknis dan kebutuhan layanan masyarakat yang ditunjang oleh jaringan tersebut.

Karena itu, pembenahan kabel udara berkaitan dengan pengaturan infrastruktur utilitas secara menyeluruh. Penempatan jaringan perlu diselaraskan agar proses penataan dapat berjalan sesuai rencana dan tetap memperhatikan fungsi pelayanan.

Kegiatan di Jalan Pangeran Jayakarta menjadi salah satu bagian dari proses tersebut. Penertiban pada ruas sekitar tiga kilometer itu melanjutkan penanganan di kawasan lain, sementara penerapan jaringan bawah tanah menjadi arah penataan yang disiapkan pemerintah kota.

Pemkot Bekasi mendorong pembenahan utilitas dilakukan secara bertahap di berbagai kawasan. Melalui penataan ini, pemerintah mengharapkan lingkungan perkotaan menjadi lebih tertib dan nyaman, disertai pengelolaan jaringan yang lebih terintegrasi.

Keberlanjutan penataan juga memerlukan keterlibatan pihak pengelola jaringan. Koordinasi dalam proses pemindahan dibutuhkan agar pembenahan kabel dapat mendukung kebutuhan pembangunan kota sekaligus mempertahankan layanan bagi masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *