Pelaku UMKM Perempuan di Rawalumbu Terima Peralatan Usaha, Tri Ingatkan Kualitas Produk
KOTA BEKASI – Dukungan peralatan usaha berupa panci dan microwave oven diberikan Dinas Koperasi dan UKM Kota Bekasi dalam kegiatan Pengembangan Wirausaha Mandiri di Kecamatan Rawalumbu, Rabu (21/10/2026). Bantuan tersebut ditujukan untuk menunjang kegiatan usaha para peserta yang merupakan pelaku UMKM perempuan.
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto yang menghadiri kegiatan itu meminta peserta memanfaatkan peralatan secara optimal. Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan sarana usaha sekaligus mendukung kelancaran proses produksi.
Namun, pemanfaatan sarana produksi juga perlu disertai perhatian terhadap kualitas produk. Tri menekankan pentingnya pengelolaan usaha yang baik agar dukungan pemerintah dapat memberikan manfaat bagi perkembangan UMKM dan pendapatan keluarga.
“Bantuan peralatan ini diharapkan bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menunjang usaha. Terus semangat, jaga kualitas produk, dan kelola usaha dengan baik. Kami ingin UMKM Kota Bekasi tumbuh, semakin mandiri, dan mampu memberikan manfaat bagi keluarga serta masyarakat,” ujar Tri.
Kegiatan Pengembangan Wirausaha Mandiri menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota Bekasi untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, para peserta memperoleh dorongan untuk mengembangkan kemampuan dan meningkatkan kualitas hasil usaha yang mereka kelola.
Dalam arahannya, Tri menyampaikan bahwa dukungan pemerintah terhadap UMKM mencakup bantuan sarana serta dorongan untuk meningkatkan keterampilan. Pelaku usaha juga diharapkan mampu melihat dan memanfaatkan peluang pasar yang tersedia.
Ia turut menyoroti peran perempuan dalam perekonomian keluarga. Dengan mengembangkan usaha secara mandiri, perempuan diharapkan dapat meningkatkan pendapatan keluarga sekaligus memperluas peluang usaha di lingkungan sekitarnya.
“Jangan pernah ragu untuk memulai dan mengembangkan usaha. Manfaatkan kesempatan ini untuk terus belajar, meningkatkan kualitas produk, dan berani berinovasi. Pemerintah ingin ibu-ibu pelaku UMKM semakin percaya diri dan mampu mengembangkan usahanya,” katanya.
Pesan tersebut menjadi dorongan agar peserta terus meningkatkan kemampuan setelah menerima bantuan. Peralatan yang tersedia diharapkan dapat mendukung kegiatan produksi, sementara keterampilan dan inovasi diperlukan untuk memperkuat usaha yang dijalankan.
Pemerintah Kota Bekasi berharap program ini dapat membantu lebih banyak pelaku UMKM perempuan tumbuh dan memiliki daya saing. Manfaat pengembangan usaha diharapkan dirasakan oleh keluarga pelaku UMKM serta masyarakat, sejalan dengan upaya memperkuat ekonomi dari lingkungan keluarga hingga tingkat kota.
