Tri Adhianto Dorong LPM Jadi Penggerak Pemberdayaan Masyarakat di Kota Bekasi
KOTA BEKASI – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mendorong Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) untuk semakin aktif mengambil peran dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di tingkat lingkungan.
Hal itu disampaikan Tri saat menghadiri kegiatan Penguatan Peran dan Fungsi LPM dalam Mewujudkan Kota Bekasi yang Keren di Gedung Pertemuan Hotel Horison, Selasa (14/7/2026).
Kegiatan tersebut menjadi ruang konsolidasi sekaligus penguatan sinergi antara Pemerintah Kota Bekasi dan LPM dalam mendukung pembangunan berbasis partisipasi masyarakat. Turut hadir Ketua Forum Komunikasi (FK) LPM Kota Bekasi Wahyu BK, SE, para camat dan lurah se-Kota Bekasi, serta jajaran pengurus LPM dari tingkat kecamatan dan kelurahan.
Tri mengatakan, LPM memiliki posisi strategis karena berhadapan langsung dengan berbagai dinamika dan kebutuhan masyarakat. Keberadaan LPM diharapkan mampu menjembatani aspirasi warga dengan pemerintah sehingga berbagai persoalan di lingkungan dapat diketahui dan ditangani secara lebih cepat.
“LPM adalah mitra strategis pemerintah yang berada paling dekat dengan masyarakat. Saya berharap LPM terus menjadi penggerak gotong royong, membangun kepedulian sosial, sekaligus menjadi jembatan komunikasi agar setiap program pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Tri.
Menurutnya, pembangunan Kota Bekasi membutuhkan keterlibatan berbagai elemen dan tidak dapat hanya bertumpu pada pemerintah. Dalam hal ini, LPM memiliki peran dalam mendampingi masyarakat, mulai dari kegiatan sosial, pemberdayaan ekonomi, pembangunan lingkungan, hingga mendorong partisipasi warga.
Tri juga meminta pengurus LPM terus meningkatkan kapasitas organisasi dan memperkuat koordinasi dengan perangkat kewilayahan, termasuk camat, lurah, RT, dan RW. LPM juga didorong melahirkan inovasi yang berangkat dari kebutuhan dan karakteristik masyarakat di masing-masing wilayah.
Ia menegaskan, upaya mewujudkan Kota Bekasi yang Keren tidak semata-mata diukur dari pembangunan fisik dan infrastruktur. Masyarakat yang mandiri, kompak, berdaya, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan menjadi bagian penting dalam pembangunan kota.
Sementara itu, Ketua FK LPM Kota Bekasi Wahyu BK, SE menyatakan komitmen untuk terus memperkuat peran LPM dalam mendorong partisipasi masyarakat.
Sinergi antara pemerintah dan LPM diharapkan dapat semakin memperkuat budaya gotong royong sekaligus menghadirkan pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat di Kota Bekasi.
