300 Kacamata Disiapkan untuk Siswa SMPN 54, Pemkot Bekasi Dorong Kesehatan Mata Pelajar
KOTA BEKASI – Sebanyak 300 kacamata disiapkan bagi pelajar SMPN 54 Kota Bekasi dalam kegiatan pemeriksaan kesehatan mata yang digelar Pemerintah Kota Bekasi bersama Ikatan Profesi Optometris Indonesia (IROPIN) Cabang Kota Bekasi, Selasa (11/8/2026).
Program tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung proses belajar siswa dengan memastikan gangguan penglihatan dapat diketahui dan ditangani sedini mungkin.
Tim IROPIN melakukan pemeriksaan menggunakan peralatan optometri untuk mengetahui kondisi penglihatan para siswa. Selain mendeteksi rabun jauh maupun silinder, pemeriksaan dilakukan untuk menentukan ukuran lensa sesuai kebutuhan masing-masing pelajar.
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto yang hadir dalam kegiatan tersebut menilai kesehatan peserta didik memiliki hubungan erat dengan kualitas pembelajaran. Siswa yang mengalami gangguan penglihatan berpotensi mengalami kesulitan saat membaca, menulis maupun melihat materi pembelajaran yang disampaikan di depan kelas.
Karena itu, perhatian terhadap pendidikan dinilai tidak dapat dibatasi pada pembangunan infrastruktur dan penyediaan fasilitas sekolah semata. Faktor kesehatan anak juga perlu menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Bakti sosial tersebut mengangkat tema “Melihat Lebih Jelas, Berpikir Lebih Luas Menuju Bekasi Lebih Cerdas”.
Tri mengapresiasi kontribusi IROPIN yang memberikan pelayanan secara langsung kepada siswa. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi profesi tersebut diharapkan memberikan manfaat konkret sekaligus memperluas akses pelayanan kesehatan.
Menurutnya, setiap pelajar perlu mendapatkan kondisi yang mendukung agar dapat mengikuti kegiatan belajar secara nyaman serta memperoleh kesempatan yang sama untuk berkembang.
Pemkot Bekasi juga mendorong agar kerja sama serupa dapat terus dikembangkan dengan melibatkan lebih banyak organisasi profesi dan unsur masyarakat.
Dengan pemeriksaan serta pemberian kacamata tersebut, siswa yang memiliki gangguan penglihatan diharapkan dapat mengikuti proses pembelajaran dengan lebih baik dan semakin percaya diri dalam menjalani kegiatan sekolah.
