September 9, 2026

Lindungi Siswa dari Abu Vulkanik, SD dan SMP di Kota Bekasi Jalani PJJ

0
img_6aa0ca3ee95b76.39105729

KOTA BEKASI — Seluruh siswa SD dan SMP di Kota Bekasi akan mengikuti Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama dua hari, yakni pada 8–9 September 2026. Langkah tersebut ditempuh Pemerintah Kota Bekasi untuk memperkuat perlindungan terhadap peserta didik dari potensi paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Penerapan PJJ merupakan hasil evaluasi terhadap kondisi aktual di sejumlah sekolah. Sebelumnya, satuan pendidikan diperbolehkan menyesuaikan kegiatan belajar dengan mempertimbangkan situasi lingkungan masing-masing.

Namun, pemantauan pemerintah menemukan sejumlah kendala dalam pelaksanaan langkah kewaspadaan. Sebagian siswa diketahui belum disiplin mengenakan masker dan debu masih ditemukan di lingkungan beberapa sekolah.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, kondisi tersebut membuat pemerintah perlu mengambil langkah mitigasi yang lebih kuat tanpa menunggu situasi memburuk.

“Karena itu, untuk sementara pembelajaran kita alihkan ke rumah agar anak-anak tetap bisa belajar dalam kondisi yang lebih terlindungi,” ujar Tri, Senin (7/9/2026).

Ia menjelaskan, PJJ hanya memindahkan lokasi kegiatan belajar untuk sementara. Sekolah tetap berkewajiban menyelenggarakan pembelajaran dan memastikan peserta didik memperoleh materi sesuai jadwal yang ditetapkan.

Kebijakan tersebut akan dievaluasi berdasarkan perkembangan sebaran abu vulkanik, kualitas udara, kondisi lingkungan sekolah, serta pertimbangan dari perangkat daerah dan instansi teknis terkait. Pembelajaran tatap muka dapat kembali diberlakukan apabila kondisi dinilai aman.

Orang tua diminta mendampingi dan memastikan anak mengikuti pembelajaran selama berada di rumah. Aktivitas di luar rumah juga disarankan untuk dibatasi apabila tidak memiliki keperluan mendesak.

Dinas Pendidikan Kota Bekasi sebelumnya telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 100.3.4/3/DISDIK.PTK tentang Peningkatan Kewaspadaan terhadap Abu Vulkanik. Edaran itu memuat instruksi penggunaan masker, pengurangan kegiatan luar ruangan, peningkatan kebersihan sekolah, dan perlindungan khusus bagi siswa rentan.

Pemkot Bekasi memastikan pemantauan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan dampaknya terhadap wilayah Bekasi terus dilakukan. Masyarakat diimbau tetap tenang, waspada, dan mengandalkan informasi dari kanal resmi pemerintah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *