DPRD, Dispora, dan Cabang Olahraga Satukan Langkah Sukseskan Porprov XV Jabar 2026
KOTA BEKASI – Sejumlah unsur yang terlibat dalam penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026 menyatukan langkah untuk mematangkan persiapan di Kota Bekasi. Komitmen tersebut mengemuka dalam rapat kerja Komisi IV DPRD Kota Bekasi bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Kamis (13/8/2026).
Rapat yang berlangsung di aula DPRD Kota Bekasi itu dipimpin Ketua Komisi IV, Adelia. Kegiatan diikuti sejumlah anggota DPRD, Kepala Dispora Kota Bekasi Arwani, perwakilan PB Porprov Kota Bekasi, KONI Kota Bekasi, serta ketua dan perwakilan berbagai cabang olahraga.
Arwani mengawali pembahasan dengan menyampaikan perkembangan pelaksanaan sejumlah tahapan persiapan Porprov. Pemaparan tersebut memberikan gambaran kepada peserta rapat mengenai pekerjaan yang telah dilaksanakan dan berbagai hal yang masih memerlukan penyempurnaan.
Forum selanjutnya memberikan ruang kepada cabang olahraga untuk menyampaikan kebutuhan dan persoalan teknis yang ditemukan di lapangan. Setiap masukan ditanggapi oleh Dispora, PB Porprov, dan KONI berdasarkan tugas serta tanggung jawab masing-masing.
Kesiapan venue pertandingan menjadi salah satu aspek yang dibahas. Selain itu, peserta rapat menilai sosialisasi kepada masyarakat perlu diperkuat agar penyelenggaraan Porprov semakin dikenal dan mendapat dukungan luas dari warga Kota Bekasi.
Pembahasan tidak hanya diarahkan untuk mencatat persoalan, tetapi juga menemukan langkah penyelesaian yang dapat dikerjakan bersama. Koordinasi lintas lembaga dinilai penting karena penyelenggaraan Porprov melibatkan banyak cabang olahraga dengan kebutuhan teknis yang berbeda.
Komisi IV DPRD Kota Bekasi menegaskan bahwa seluruh pihak memiliki tujuan serupa, yaitu mewujudkan Porprov XV Jabar 2026 yang lancar dan sukses. Oleh karena itu, komunikasi antara penyelenggara dan cabang olahraga perlu terus dijaga hingga pelaksanaan pertandingan.
Hasil rapat akan dibawa ke forum DPRD Kota Bekasi yang lebih luas. Tindak lanjut tersebut diharapkan memperkuat dukungan kelembagaan sekaligus mempercepat penyelesaian berbagai kebutuhan penyelenggaraan.
